Blog

  • Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

    NGADA — Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial dari Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kepada warga terdampak di wilayah hukum Polres Ngada, Minggu (16/8/2026).

    Penyaluran bantuan dimulai sekitar pukul 12.30 WITA dan menyasar sejumlah wilayah terdampak di Kecamatan So’a dan Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

    Bantuan tersebut disalurkan jajaran Polres Ngada yang dipimpin langsung Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., didampingi Wakapolres Ngada Kompol Osman, para pejabat utama serta personel Polres Ngada dan Polsek jajaran.

    Sebanyak 50 paket bantuan dari Kapolda NTT disalurkan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di lima desa.

    Di Kecamatan So’a, bantuan diberikan kepada warga Desa Piga, Desa Waepana I dan Desa Masu Kedhi. Sementara di Kecamatan Golewa, bantuan disalurkan kepada masyarakat di Desa Rakalaba I dan Desa Sobo II.

    Bantuan yang diberikan berupa berbagai kebutuhan pokok dan makanan, di antaranya biskuit, air mineral, mi instan, gula, susu, roti serta kebutuhan pokok lainnya.

    Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan maupun masyarakat yang terdampak langsung akibat gempa berdasarkan hasil pendataan personel di lapangan.

    PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT dan jajaran Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Bantuan dari Bapak Kapolda NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada warga terdampak gempa,” ujar Kombes Pol Sajimin.

    Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi pascabencana.

    Selain menyerahkan bantuan, personel Polres Ngada juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

    Masyarakat juga diminta mengikuti setiap arahan dari pemerintah maupun petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

    “Yang tidak kalah penting adalah memberikan rasa aman dan dukungan kepada masyarakat. Personel di lapangan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengantisipasi perkembangan situasi pascabencana,” jelasnya.

    Kepedulian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTT serta jajaran Polres Ngada yang telah datang langsung memberikan bantuan di tengah kondisi sulit akibat bencana.

    Kombes Pol Sajimin menegaskan, jajaran Polda NTT akan terus mendorong seluruh satuan kewilayahan untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat terdampak bencana.

    “Semangatnya adalah Polri hadir, Polri peduli dan Polri untuk masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

    Sementara itu, Polres Ngada terus melakukan pemantauan terhadap wilayah terdampak gempa dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

    Seluruh rangkaian penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngada tetap kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandaria Selatan Hadiri Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81

    Jakarta Selatan — Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandaria Selatan, Aiptu Agung, menghadiri kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dilaksanakan di Jalan Abuserin RT 012/06, Kelurahan Gandaria Selatan.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadiran Aiptu Agung merupakan bentuk dukungan serta sinergi Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan warga.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Agung mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kramat Pela Bersama Warga RW 04 Meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI Ke 81

    Jakarta Selatan – 16 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan pawai/karnaval yang diselenggarakan oleh warga RW 04 dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Kegiatan yang berlangsung di Jl. Radio 4, RW 04, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut dipimpin oleh Ustaz Kayudi selaku Ketua RW 04 dan diikuti dengan antusias oleh warga.

    Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergi dan kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pawai berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran serta partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan antara warga dengan aparat keamanan.

  • Bhabinkamtibmas Cipete Utara Hadiri Tasyakuran Warga dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81

    Jakarta Selatan, Minggu, 16 Agustus 2026 — Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara, Aiptu Denny Anggoro, menghadiri undangan kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bersama warga RT 01/RW 07, bertempat di Jl. H. Jian, RT 01/RW 07, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tasyakuran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Denny Anggoro juga menyampaikan imbauan dan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana pencurian.

    Warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan dan menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

    Selain itu, disampaikan pula bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian.

    Bhabinkamtibmas mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila terjadi gangguan Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara atau Polsek Metro Kebayoran Baru, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan gotong royong dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Respon Cepat Laporan Warga Melalui Call Center 110 Terkait Perkelahian di Jl. H. Jian, Cipete Utara

    Jakarta Selatan – 17 Agustus 2026 sekitar pukul 01.02 WIB, Polsek Metro Kebayoran Baru menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya perkelahian yang terjadi di Jl. H. Jian, Gang Swadarma, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, pada sekitar pukul 01.15 WIB, Pawas Iptu J. Silalahi bersama Tim Reskrim yang dipimpin Iptu Mar’uf P. Dan Buser Aiptu Rudianto segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

    Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 00.48 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan pelapor, Bapak Noval, serta melakukan pengecekan situasi dan dokumentasi di tempat kejadian perkara (TKP).

    Dari hasil pengecekan, para pihak yang terlibat dalam perkelahian telah membubarkan diri sebelum petugas tiba di lokasi, sehingga situasi di sekitar TKP dalam keadaan kondusif.

    Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan petugas

    • Mendatangi TKP sebagai tindak lanjut laporan masyarakat melalui Call Center 110.
    • Melakukan koordinasi dan meminta keterangan awal dari pelapor.
    • Melakukan pengecekan situasi di sekitar lokasi kejadian.
    • Melakukan dokumentasi TKP.
    • Memastikan situasi pascakejadian dalam keadaan aman dan kondusif.

    Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

  • Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Razia Antisipasi Kejahatan Jalanan, Tawuran, dan Balap Liar

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Metro Kebayoran Baru bersama personel Patra Brimob Polda melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 01.00 WIB, berlokasi di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelum pelaksanaan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel pada pukul 00.50 WIB yang dipimpin oleh IPTU J. Silalahi.

    Usai apel, sebanyak 17 personel yang terdiri dari 10 personel Patra Brimob Polda di bawah pimpinan Aipda Fajar dan 7 personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan IPTU J. Silalahi melaksanakan kegiatan razia dan pemeriksaan terhadap pengguna jalan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan serta teguran kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm maupun kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan sebagaimana mestinya, seperti spion. Petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dapat menunjukkan STNK, masing-masing Honda Beat dan Yamaha Mio.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 02.10 WIB dan berlangsung dengan aman serta kondusif. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan 3C (curas, curat, dan curanmor), aksi begal, peredaran narkoba, tawuran, serta balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan berada di bawah pengendalian Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T. Melalui kegiatan patroli dan razia secara rutin, kepolisian berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya menjelang dan selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

  • Operasi Cipta Kondisi Tiga Pilar dan KRYD Polsek Metro Setiabudi Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

    Jakarta Selatan, 16 Agustus 2026 — Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Tiga Pilar serta Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan razia stasioner di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 16 Agustus 2026, mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai, di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. Apel kesiapan dilaksanakan di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh AKP Anang Ari Wibowo, selaku Kasubnit Samapta Polsek Metro Setiabudi.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan bahwa kegiatan patroli dilaksanakan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan masyarakat, khususnya di wilayah Setiabudi. Personel diminta meningkatkan patroli serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, dengan menyesuaikan pelaksanaan patroli pada titik-titik yang dianggap rawan.

    Personel juga diingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan kegiatan dan tidak bergerak secara sendiri-sendiri. Seluruh perlengkapan dan kendaraan dinas dipastikan dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung kegiatan di lapangan.

    Kegiatan melibatkan 8 personel gabungan Tiga Pilar, terdiri dari 5 personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin AKP Anang Ari Wibowo, 1 personel Koramil Setiabudi yaitu Serda Imran Rosadi, serta 2 personel Satpol PP, yakni Bapak Tohid.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi trotoar yang digunakan sebagai tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, jalan raya yang berpotensi digunakan sebagai arena balap liar atau tempat berkumpulnya komunitas sepeda motor, serta sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Patroli dilaksanakan dengan rute dari Polsek Metro Setiabudi menuju Jalan Setiabudi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bek Murad, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Denpasar, kemudian kembali ke kawasan Jalan Setiabudi.

    Selain patroli, petugas juga melaksanakan razia stasioner di Jalan Taman Setiabudi, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas memberikan imbauan dan membubarkan secara persuasif masyarakat yang masih nongkrong atau berkumpul di trotoar jalan agar kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

    Petugas juga mengamankan satu unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan spion, serta menggunakan knalpot brong. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Metro Setiabudi untuk dilakukan penanganan dan dilengkapi sesuai ketentuan.

    Pada pukul *01.30 WIB, rangkaian kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar, KRYD, dan razia stasioner selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau aman dan kondusif.

    Usai pelaksanaan patroli dan razia, personel kemudian melaksanakan ploting strong point di sejumlah lokasi sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, termasuk narkoba, tawuran, curat, curas, dan curanmor.

    Kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar dan KRYD tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Metro Setiabudi bersama unsur terkait untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

  • BHABINKAMTIBMAS PENGANDEGAN GELAR DDS DAN SILATURAHMI SAMBIL MONITORING LOMBA HUT RI KE-81

    JAKARTA SELATAN – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan AIPTU Jhonnny Eliyanto melaksanakan kegiatan Cooling System, Sambang Door to Door System (DDS) dan silaturahmi dengan warga. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk monitoring lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81.

    Kegiatan berlangsung Minggu (16/08/2026) pukul 10.00 WIB s/d selesai di Jl. Pengadegan Barat XIII RT 08/04, Kel. Pengadegan, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.

    1. Bhabinkamtibmas menyambangi warga secara langsung dari rumah ke rumah untuk menjalin komunikasi dan menyerap aspirasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan.
    2. Melakukan monitoring kegiatan lomba 17-an yang digelar warga dalam rangka menyambut HUT RI ke-81.
    3. Menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
    4. Mengingatkan warga untuk tetap menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
    5. Mensosialisasikan layanan Call Center 110 bebas pulsa kepada warga, agar segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas.

    “Melalui DDS ini kami ingin lebih dekat dengan warga. Selain silaturahmi, kami juga mengajak masyarakat aktif menjaga kamtibmas agar wilayah Pengadegan tetap aman dan kondusif menjelang HUT RI,” ujar AIPTU Jhonnny Eliyanto.

  • Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT

    Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri.

    Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan.

    “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.”

    K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban

    Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo.

    Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur.

    Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan.

    2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus

    Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya:

    • Peralatan SAR;
    • Obat-obatan;
    • Tenda lapangan;
    • Makanan dan kebutuhan kelompok rentan;
    • 10 unit Wi-Fi portable;
    • Logistik pendukung lainnya.

    Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas.

    Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT

    Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam.

    Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik.

    “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo.

    Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi.

    Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya.

    Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini

    Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan.

    Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri.

    Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia.

    Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi

    Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan.

    Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center.

    Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi.

    Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak.

    Polri Terus Bergerak

    Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran.

    Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap.

    Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendirian.

  • Terus Bergerak Cepat, Polri Kembali Kirim K9, Obat-obatan dan 3,4 Ton Bantuan ke NTT

    Jakarta – Polri terus bergerak cepat dalam operasi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri kembali menggeser 10 ekor K9 bersama timnya, obat-obatan dan berbagai logistik bantuan dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri menuju Labuan Bajo.

    Perkuatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT. Setelah pada Sabtu malam memberangkatkan 137 personel, hari ini Polri kembali mengirimkan kemampuan khusus K9 sekaligus bantuan kemanusiaan.

    10 K9 Siap Perkuat Pencarian Korban

    Pesawat CN-295/P-4501 membawa 21 personel tim K9, termasuk pawang, dokter hewan dan paramedis K9, serta 10 ekor anjing K9 yang memiliki kemampuan pencarian korban.

    Sebelum diberangkatkan, seluruh K9 dipastikan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh dokter hewan dan paramedis K9, termasuk memastikan kondisi fisik, kesiapan kerja, kebutuhan pakan, perlengkapan serta kennel selama perjalanan dan pelaksanaan tugas di lapangan.

    Kesiapan kesehatan K9 menjadi bagian penting agar anjing pelacak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi medan bencana yang membutuhkan kemampuan fisik dan konsentrasi tinggi.

    Pesawat dijadwalkan berangkat dari Pondok Cabe pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 17.05 WITA.

    Setibanya di Labuan Bajo, tim akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas pencarian dan pertolongan, terutama di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur.

    Jika kebutuhan bergeser ke wilayah lain, tim K9 siap digerakkan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

    3,4 Ton Bantuan Ikut Bergerak

    Tidak hanya personel dan K9. Pesawat juga membawa sekitar 3.411 kg atau 3,4 ton peralatan dan bantuan kemanusiaan, terdiri dari:

    • 409 kg obat-obatan bantuan;
    • 45 dus makanan siap saji;
    • 10 unit Wontech;
    • peralatan SAR dan K9;
    • pakan K9;
    • 10 unit kennel box K9;
    • perlengkapan operasional tim K9;
    • banner dan stiker pendukung kegiatan.

    Seluruh bantuan akan didistribusikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda NTT dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

    Karopenmas: Polri Bergerak Sesuai Kebutuhan

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan pengiriman hari ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri yang terus bergerak dan tidak berhenti pada satu kali pemberangkatan.

    “Polri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat.”

    Menurut Trunoyudo, Polda NTT bergerak langsung di lapangan, sementara Mabes Polri terus menyiapkan dan mengirimkan perkuatan berdasarkan kebutuhan aktual.

    “Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.”

    Perkuatan Terus Disiapkan

    Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel yang terdiri dari SAR Brimob, DVI dan Dokkes, Humas, Slog serta Propam.

    Polri juga menyiapkan dukungan transportasi udara, termasuk tiga helikopter AW169, untuk mendukung mobilitas personel dan distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi.

    Pesawat CASA Polri yang berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan.

    Operasi kemanusiaan akan terus berjalan. Setiap perkembangan di lapangan menjadi dasar untuk menentukan personel, peralatan dan bantuan berikutnya yang perlu digeser.

    Dari Pondok Cabe ke Labuan Bajo, Polri terus bergerak cepat. K9 dipastikan sehat dan siap bertugas, personel siap menolong, obat-obatan siap dikirim, dan logistik terus digeser.

    Polri hadir untuk masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu.